KISAH HEROIK AL-MU'TASHIM BILLAH
Dia adalah khalifah Al-Mu’tasim. Kisah heroiknya dicatat dengan tinta
emas sejarah Islam dalam kitab al-Kamil fi al-Tarikh karya Ibn
Al-Athir. Dimana sang Khalifah mengirimkan puluhan ribu tentaranya untuk
membela seorang budak wanita Muslimah yang dilecehkan Romawi.
Pada tahun 837 M, Khalifah Al-Mu’tasim Billah menyahut seruan seorang
budak muslimah yang meminta pertolongan karena diganggu dan dilecehkan
oleh orang Romawi saat berbelanja di Pasar. Kainnya dikaitkan ke paku
sehingga ketika berdiri, terlihatlah sebagian auratnya. Konon wanita
tersebut berasal dari Bani Hasyim.
Wanita itu lalu berteriak memanggil nama Khalifah Al-Mu’tashim Billah
dengan lafadz yang legendaris yang terus terngiang dalam telinga
seorang muslim: “waa Mu’tashimaah!” (di mana engkau wahai Mutashim…).
Setelah mendapat laporan mengenai pelecehan ini, maka sang Khalifah
pun menurunkan puluhan ribu pasukan untuk menyerbu kota Ammuriah
(Turki). Seseorang meriwayatkan bahwa panjangnya barisan tentara ini
tidak putus dari gerbang istana khalifah di kota Baghdad hingga kota
Ammuriah (Turki), begitu besarnya pasukan yang dikerahkan oleh khalifah.
Catatan sejarah menyatakan di bulan April, 833 Masehi, kota Ammuriah
dikepung oleh tentara Muslim selama kurang lebih lima bulan hingga
akhirnya takluk di tangan Khalifah al-Mu’tasim pada tanggal 13 Agustus
833 Masehi.
Sebanyak 30.000 prajurit Romawi terbunuh dan 30.000 lainnya ditawan.
Pembelaan kepada Muslimah ini sekaligus dimaksudkan oleh khalifah
sebagai pembebasan Ammuriah dari jajahan Romawi.
Setelah menduduki kota tersebut, khalifah memanggil sang pelapor
untuk ditunjukkan dimana rumah wanita tersebut, saat berjumpa dengannya
ia mengucapkan “Wahai saudariku, apakah aku telah memenuhi seruanmu
atasku?”. Dan sang budak wanita inipun di merdekakan oleh khalifah serta
orang romawi yang melecehkannya dijadikan budak bagi wanita tersebut.
Di manakah al-Mu’tasim di zaman ini ketika banyak Muslimah Rohingya
di bunuh dan diperkosa oleh junta militer Myanmar? Di manakah
al-Mu’tasim di zaman ini ketika banyak Muslimah Palestina dibunuh dan
dilecehkan oleh Zionis Israel?
Ini mengingatkan kita dengan hadits Rasulullah ﷺ “Hampir tiba
masanya kalian diperebutkan seperti sekumpulan pemangsa yang
memperebutkan makanannya.” Maka seseorang bertanya: ”Apakah karena
sedikitnya jumlah kita?” ”Bahkan kalian banyak, namun kalian seperti
buih mengapung. Dan Allah telah mencabut rasa gentar dari dada musuh
kalian terhadap kalian. Dan Allah telah menanamkan dalam hati kalian
penyakit Al-Wahan.” Seseorang bertanya: ”Ya Rasulullah, apakah Al-Wahan
itu?” Nabi bersabda: ”Cinta dunia dan takut akan kematian.” (HR Abu Dawud 3745)